Berita

Susu Tinggi Protein Bisa Siap Asupan Alternatif Pasien Kanker saat Puasa

SUSU tinggi protein ternyata bisa dijadikan asupan alternatif pasien kanker masa menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Ini akan memenuhi hajat nutrisi mereka ketika bertarak. Demikian diungkapkan dokter ulung gizi Marya W Haryono.

Ia mengucapkan, hal itu untuk mengupas jika pasien kanker mengalami kebosanan pada menu sasaran dan minuman yang dijalani berbarengan dengan pengobatan.

Mengaji juga: Puasa Ramadhan Bisa Cegah Kanker? Ini Penjelasan Dokter 

“Susu tinggi protein itu kan baik. Pada masa puasa tentu zaman makan pun sedikit, akan tetapi kita tetap harus melindungi nutrisi. Nah, susu luhur protein ini bisa dimanfaatkan untuk pelengkap menu bertarak. Tapi ingat dosisnya kudu pas. Mau disajikannya diseduh atau pakai shaker itu balik ke selera masing- masing, ” kata dr Marya dalam webinar ‘Panduan Aman Jalani Ibadah Pertarakan untuk Pejuang Kanker’, seolah-olah dikutip dari Antara , Senin (26/4/2021).

Meski demikian, menetapkan diperhatikan agar pasien kanker tetap menjaga asupan nutrisi itu tidak hanya sebab susu tinggi protein, akan tetapi juga bergantian dengan makanan bergizi serta minum tirta putih yang cukup. Pasalnya, susu tinggi protein fungsinya tidak menggantikan makanan dan minuman sebagai asupan nutrisi utama.

Serupa halnya dengan jus maupun buah-buahan yang tidak mampu dijadikan main course, tetapi lebih berperan sebagai pembantu saat pengidap kanker melakukan puasa.

Baca juga: Heboh Informasi PCR Test Sebabkan Kanker, Benarkah?  

Selama berpuasa pun dr Marya berpesan agar pasien kanker kudu bisa memastikan nutrisi dengan diterima seimbang, baik zaman sahur atau berbuka puasa, sehingga kinerja tubuh mampu stabil dan tetap mampu beraktivitas normal meski padahal menahan lapar dan haus selama 12 jam.

“Jadi jangan dikurangi makanan, tapi tetap dipelihara nutrisinya 50: 50 pada saat sahur dan juga berbuka, ” tutupnya.

(han)

Back To Top