Berita

Rajin Belanja Online, Pandemi Buat Sampah Plastik Naik 50%

SELAMA pandemi pola konsumsi masyarakat berubah. Seiring dengan itu, jenis sampah plastik juga meningkat.

Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Novrizal Tahar mengungkapkan, sejak pandemi, misalnya data di Surabaya, komposisi sampah plastik adalah 22 persen dari seluruh sampah. Ini menjadi tantangan yang berat dalam mengurangi timbulan sampah plastik.

“Secara nasional, kita mengalami perubahan pola konsumsi, dan sampah plastik Indonesia meningkat,” ujarnya saat webinar Peresmian Pabrik Daur Ulang Botol PET Veolia Indonesia-DanoneAqua, baru-baru ini.

 

Sampah plastik, sebut Novrizal, semakin banyak karena masyarakat mengandalkan belanja online selama pandemi. Karena itu, menurutnya, masyarakat perlu membangun kesadaran untuk memilah sampah dari rumah.

“Hampir semua aktivitas lewat online menggunakan plastik sekali pakai, dan tidak semua sampah plastik itu juga punya nilai yang baik untuk recycling,” paparnya.

Back To Top