Berita

Petani Ini Bagi-Bagi Jamur Truffle Senilai Rp531 Juta Akibat Pandemi Covid-19

Petani Ini Bagi-Bagi Jamur Truffle Senilai Rp531 Juta Akibat Pandemi Covid-19

Para petani jamur truffle di Inggris terpaksa memberikan buatan panen mereka secara cuma-cuma pada penduduk lokal akibat pandemi Covid-19. Ya, sejak virus corona melanggar dunia, tak sedikit restoran yang berhenti beroperasi demi memutus mata rantai penularan virus tersebut. Tak terkecuali restoran-restoran yang dikenal menyuguhkan makanan mewah.

Dampaknya otomatis turut dirasakan oleh para petani yang biasanya leveransir bahan makanan kepada mereka. Sesuai yang disampaikan oleh Mike Collison, seorang petani asal Inggris.

Dia menelan kerugiaan mematok Rp531 juta karena tidak mampu menjual jamur truffle kepada pelanggannya.

 

Kepada media lokal, Mike mengaku kesulitan untuk menjual tujuan makanan tersebut, mengingat hampir seluruh restoran mewah di tempatnya tutup. Mike mau tak mau kudu membagikan jamur truffle secara gratis kepada tetangga dan penduduk lokal.

“Truffle umumnya dijual kepada restoran berkonsep fine dining. Mereka menggunakan jamur ini sebagai topping, garnish, atau apalagi mengolahnya. Sebelum pandemi, kami menjajakan truffle ke sejumlah restoran pada kawasan Ludlow, Midlands, hingga London. Masalahnya sekarang banyak restoran menutup, dan baru berencana dibuka kembali, ” kata Mike seperti dikutip Okezone dari Foxnews belum periode ini.

Lamun demikian, Mike tetap optimis pada sisa waktu 2020 ini tempat dapat menjual sisa truffle dengan belum dipanen.

Baca juga: Westny DJ Membersihkan Segala Karma Buruk Lewat Tradisi Melukat

“Semoga kami masih bisa menjualnya. Aku rasa masih ada banyak orang yang memiliki kemampuan atau sokongan berlebih untuk menikmati makan suangi di luar rumah. Akan tetapi, sekarang restoran membatasi jumlah tamu, jadi mungkin akan sangat sulit, ” kata Mike.

Loading…

Back To Top