Berita

Penderita GERD Bisa Jalankan Puasa Ramadhan, Ini Panduannya

ADA kabar cara untuk para penderita GERD atau gastroesophageal reflux disease atau asam lambung. Tabib menyatakan penderita GERD tetap bisa menjalankan ibadah pertarakan Ramadhan. Tapi tentunya tersedia tips aman yang kudu dilakukan.

“Penderita penyakit asam lambung atau GERD tetap dapat mematuhi ibadah puasa dengan damai kok, ” ungkap tabib spesialis penyakit dalam (gastroenterologi) dari RSCM-FKUI Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam, seperti dikutip dari Antara , Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Sasaran Gluten Free Baik untuk Penderita Maag atau GERD?  

Ia menambahkan, sejumlah penelitian telah memeriksa bahwa pasien dengan asam lambung dapat dengan tenteram menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Ibadah pertarakan Ramadhan mengharuskan umat Agama islam untuk menjalani pola sajian yang teratur yaitu dalam saat sahur dan maghrib. Pola makan yang teratur ini dapat membantu situasi lambung supaya bekerja secara lebih tenang.

Selain itu saat berpuasa, para perokok pastinya kana menekan konsumsi rokok, yang biasanya ditemani dengan kopi atau minuman tinggi kafein dan gula lainnya.

“Kesimpulannya janganlah takut untuk berpuasa bagi para penanggung penyakit GERD atau asam lambung. Kalau merasa perut tidak nyaman, sehari pra puasa dan sebelum sahur bisa minum obat terlebih dahulu, ” tambah Prof Ari.

Baca juga: 3 Minuman yang Harus Dihindari saat Asam Lambung Kumat  

Rasa tidak tenteram itu, jelas dia, lazimnya hanya terjadi 7 tenggat 10 hari pertama puasa. Kemudian kondisi tubuh akan beradaptasi dan mulai damai menjalani puasa tanpa memerlukan bantuan obat.

Lebih lanjut Prof Selaput menjelaskan ibadah puasa Ramadhan terbukti dapat mengurangi atau meredakan rasa sakit & tidak nyaman yang disebabkan GERD, karena dilakukan sebagai ibadah. Artinya ketika seseorang melakukan ibadah, dia mau merasa dekat dengan Tuhan Subhanahu wa ta’ala sehingga memberikan ketenangan pada batinnya.

“Batin yang tenang atau pengendalian diri menjadi salah satu proses penyembuhan bagi pasien yang memiliki masalah asam lambung dan GERD, ” pungkasnya.

(han)

Back To Top