Berita

Mereka yang Sudah Divaksin Lengkap Punya Kesempatan 60% Tangkal Varian Delta

VAKSIN Covid-19 diberikan guna meminimalisir risiko penyebaran ataupun kematian jika terpapar Covid-19. Vaksin pun menjadi satu-satunya cara yang sudah disetujui oleh WHO untuk digunakan menelan persebaran Covid-19.

Vaksinasi Covid-19 pun dianggap sebagai cara paling masuk akal untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity. Meskipun, ada kekhawatiran vaksin yang beredar tidak mampu melawan mutasi virus Covid-19.

Tapi, studi besar prevalensi virus terbaru dari Inggris baru saja menyiarkan temuan terbarunya. Mengutip Reuters, disebutkan bahwa orang-orang yang sudah full vaksin atau dua dosis lengkap, berkurang resiko terinfeksi Covid-19 dari varian virus delta sebesar 50-60 persen (termasuk pada orang-orang yang tidak bergejala).

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan, Indonesia hampir 76 persen telah didominasi oleh virus Covid-19 varian Delta. varian Delta dapat lebih cepat menular dan memiliki daya tembus yang kuat, sehingga dapat mempercepat persebaran virus.

Para peneliti dari Imperial College London mengatakan, orang yang diketahui sudah menerima dua dosis vaksin hanya memiliki kemungkinan setengah untuk positif Covid-19, menyesuaikan dengan faktor lain. Contohnya usia hingga faktor apakah orang yang dites memiliki gejala atau tidak. 

Menurut penelitian, berfokus pada kelompok orang yang bergejala, efektivitas vaksin meningkat menjadi sekitar 59 persen. Disebutkan ahli epidemiologi Imperial Paul Elliot sebagai pemimpin penelitian tersebut, studi penelitian Imperial ini dirancang untuk melihat hasil pada lebih banyak orang.

“Kami sedang melihat efektivitas terhadap infeksi di antara sampel acak dari populasi umum, yang mencakup individu tanpa gejala. Ya jadi, ini sekelompok orang yang berbeda,” ujar Paul Elliot.

Back To Top