Berita

Menghadap Vaksinasi Covid-19 di Semester II, Menkes Gandeng Banyak Pihak

MENTERI Kesehatan tubuh (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan stok vaksin covid-19 akan bertambah sekira 3 kali lipat pada kalender vaksinasi di semester II. Pasalnya, vaksinasi covid-19 pada semester II akan membidik seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh karena tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membawa sejumlah pihak untuk bekerja sama menyukseskan vaksinasi covid-19. Sebanyak pihak yang diajak bekerja sama di antaranya Ikatan Tabib Indonesia (IDI) dan maklumat digital terkait kesehatan dengan telah membantu program vaksinasi di Indonesia, salah satunya menghadirkan inovasi drive thru.

Baca juga: Anies Mempertimbangkan Pelaksanaan Vaksinasi untuk Para-para Pekerja Seni 

“Jadi kesibukan dan kecepatan kita harus naik tiga kali ganda, dan enggak mungkin aku sendiri, ” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin di konferensi pers virtual, Rabu 21 April 2021.

Ia juga menyuarakan Dokter Daeng Mohammad Faqih SH MH, selaku ketua Pengurus besar Ikatan Tabib Indonesia (PB IDI), untuk mengajak semua tenaga kesehatan tubuh, termasuk dokter di Negeri Air, dalam program vaksinasi covid-19 semester II atau mulai Juli mendatang.

“Pak Daeng, jika bisa teman-teman dokter segenap dikerahkan untuk menyuntik. Kalau perlu di rumahnya serupa kita akan kasih vaksin untuk menyuntik duluan, sebab untuk menyuntik seluruh warga itu kan siapa kendati akan disuntik di periode semester II nanti, ” ujar Menkes Budi.

Baca serupa: Ini Tantangan yang Hidup Terkait Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia 

Selain membantu menyukseskan vaksinasi covid-19, Menkes Akhlak juga meminta platform digital turut andil dalam alterasi di sektor kesehatan. Pasalnya, Presiden Joko Widodo telah memberikan tiga tugas utama kepada Menkes yaitu menyukseskan vaksinasi covid-19, mengatasi pandemi, dan melakukan transformasi kesehatan tubuh.

“Pemerintah pula mengajak untuk dapat positif transformasi di bidang kesehatan tubuh. Terlebih di tengah keterbatasan jumlah dokter dan kondisi geografis di Indonesia, sehingga peran teknologi ini sangat membantu, ” pungkasnya.

(han)

Back To Top