Berita

Mengenal Filosofi Bakcang, Makanan Khas Tionghoa yang Melegenda

FESTIVAL Peh Cun memang identik dengan makanan khas Bakcang. Bakcang sendiri merupakan makanan tradisional masyarakat Tionghoa, dan memiliki hari bakcang tersendiri.

Makanan dari beras ketan yang diisi daging atau ayam cincang berbumbu ini pertama kali muncul pada zaman Dinasti Zhou. Menurut legenda, Bakcang dibuat karena simpati rakyat kepada Qu Yuan yang bunuh diri dengan cara melompat ke sungai Miluo.

Saat itu masyarakat melemparkan bakcang ke sungai dengan maksud agar binatang air tidak memakan jasad Qu Yuan dan beralih menyantap bakcang yang dilemparkan.

Sementara secara harfiah bakcang terdiri dari dua kata yakni bak yang artinya daging dan cang yang artinya berisi daging. Jadi bakcang adalah makanan yang berisi daging. Meskipun kini banyak bakcang yang diberi isian selain daging, misalnya sayur-sayuran.

Dari galeri instagram @medantalk, terdapat gambar yang menunjukkan sekaligus mengucapkan selamat hari bakcang. Menurut penanggalan Imlek, tanggal 5 bulan 5 kalender lunar adalah hari Duan Wu, mungkin kalau di Indonesia lebih dikenal sebagai hari Peh Cun yang terkenal akan sajian bakcang-nya.

Dalam tradisi orang Tionghoa, Peh Cun termasuk salah satu dari tiga hari besar orang Tionghoa selain hari raya Imlek dan hari raya Tiong Jiu atau kue bulan.

Back To Top