Berita

Kacau Video Pendaki ‘Dugem’ di Bukit Rinjani, Netizen Geram!

Kacau Video Pendaki 'Dugem' di Bukit Rinjani, Netizen Geram!

Jagat maya balik dihebohkan oleh video viral yang menampilkan sejumlah pendaki gunung sedangkan ‘dugeml’ di salah satu bukit yang dijadikan lokasi camping. Gambar tersebut sontak menjadi bahan percakapan publik setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @mountesia.

Dalam keterangannya, diduga kuat bahwa ‘dugem’ yang dilakukan para pendaki itu diabadikan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

“Beredar gambar di beberapa platform sosmed, sejumlah muda-mudi pendaki melakukan ‘dugem massal’ di salah satu Bukit dengan dijadikan lokasi camping, diduga dalam wilayah Lombok Timur, ” tulis @mountnesia.

View this post on Instagram

BEREDAR gambar di beberapa platform sosmed, sebesar muda-mudi pendaki melakukan ‘dugem massal’ di salah satu Bukit yang dijadikan lokasi camping, diduga di daerah Lombok Timur. Belum diketahui peristiwa tepat dan kapan, namun pandangan akun pengelola Savana Propok Lombok, bahwa para pengelola bukit salah hati dengan aksi-aksi seperti ini. Update terakhir info salah satu pengunjung melalui DM, kejadian tgl satu Agustus malam. Kebetulan ada pengunjung yg juga memvideokan dari jauh. Siapapun pelakunya berapapun jumlahnya, kesibukan seperti sangat tidak terpuji. Alam harusnya dijaga, keindahannya dipelihara, tak dengan tindakan yang tidak-tidak. Namun, tidak serta merta juga kita mengedepankan bully. Para pelaku kudu diberi peringatan dan edukasi dengan cara-cara yg persuasif, tegas. Karena pelakunya tidak hanya satu, butuh upaya extra dari semua pihak. Ctt: maaf suaranya dimatiin karena sesuatu,

A post shared by PENDAKI GUNUNG INDONESIA (@mountnesia) on

Hingga zaman ini, belum diketahui secara pasti kapan aksi dugem tersebut terjadi. Namun menurut pantauan akun pemimpin Savana Propok Lombok, bahwa bagian pengelola bukit mengaku geram secara aksi-aksi seperti ini.

Informasi terakhir yang diberikan oleh salah satu pengunjung, disebutkan kalau kejadian itu berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2020.

“Kebetulan ada pengunjung yg juga memvideokan dari jauh, ” tulis @mountnesia.

Sebagai masyarakat pencinta gunung Indonesia, @mountnesia juga mengimbau agar para pendaki tetap menjaga perilaku dan kebersihan dunia di tempat pendakian mereka.

“Siapapun pelakunya berapapun jumlahnya, tindakan seperti sangat tidak mulia. Alam harusnya dijaga, keindahannya dipelihara, tidak dengan tindakan yang tidak-tidak. Namun, tidak serta merta juga kita mengedepankan bully, ” tulis @Mountnesia.

“Para pelaku harus diberi peringatan dan les dengan cara-cara yg persuasif, bahana. Karena pelakunya tidak hanya kepala, butuh upaya extra dari seluruh pihak, ” tandasnya.

Loading…

Back To Top