Berita

Hadapi Darurat Covid-19, Jepang Batalkan Seremonial Obor Olimpiade

SITUASI darurat medis di Jepang dampak bahkan parahnya kondisi pandemi covid-19 di sana kembali mendatangkan perubahan rencana gelaran Olimpiade Tokyo 2021. Pihak berwenang di Osaka pun menetapkan membatalkan acara seremonial suluh obor Olimpiade yang awalnya dijadwalkan di seluruh prefektur.

Seperti dilaporkan laman Reuters , Kamis (8/4/2021), penghapusan ini disebabkan lonjakan tajam kasus infeksi covid-19. Iklim tersebut membuat Pemerintah Jepang mengumumkan situasi darurat medis.

Baca juga: Muncul Varian Baru Corona E484K, Ini Upaya yang Dilakukan Pemerintah  

Otoritas kesehatan setempat disebutkan khawatir mau terjadinya gelombang keempat kejadian infeksi covid-19 menjelang 107 hari sebelum Olimpiade Tokyo dimulai. Padahal saat ini program vaksinasi covid-19 yang berlangsung masih tahap pembukaan.

Ilustrasi mutasi virus corona. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura mengatakan tenaga kesehatan dan sistem medis dalam Jepang, termasuk Osaka, cukup menghadapi tekanan yang benar besar karena munculnya varian baru virus corona E484K yang lebih menular. Tersebut membuat kasus meroket dalam kalangan anak muda.

Baca serupa: Varian Baru Corona E484K Muncul, Harus Panik Enggak Ya?  

“Hampir bisa dipastikan bahwa strain baru ini sangat menular dengan kecepatan transmisi dengan tinggi. Saya ingin menodong semua warga Osaka buat tidak keluar rumah jika tidak perlu. Sistem medis berada dalam situasi dengan sangat sulit, ” kata pendahuluan Hirofumi.

Sama dengan diketahui, Osaka pada Rabu 7 April mencatat sebesar 878 kasus positif pertama covid-19. Ini menjadi nilai rekor selama dua keadaan berturut-turut. Tingkat keparahan kasus infeksi covid-19 ini tunggal sudah membuat 70 persen tempat tidur rumah-rumah rendah di Osaka sudah terisi penuh.

(han)

Back To Top