Berita

Beri Vaksin ke Pelajar, Presiden Jokowi: Kalau Sudah Semua Tatap Muka Boleh

SALAH satu cara untuk mendorong vaksinasi Covid-19 adalah melakukan door to door. Hal ini dilakukan demi mengejar target 2 juta per hari dan juga menekan angka positif Covid-19.

Salah satu yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi pelajar di atas usia 12 tahun. Menteri Kesehatan Budi Gunawan mengungkapkan, saat ini anak menjadi salah satu spreader (penular) di klaster keluarga yang berkontribusi 85% dari total kasus positif baru di Indonesia.

Sementara itu di Madiun, akumulasi kasus positif Covid-19 saat ini mencapai 7.835 kasus. Setara dengan 2,16% kasus di Jatim dengan kasus anak (18 tahun) sebanyak 550 kasus (7,02% dari total kasus). Sebagian besar kasus anak terdiagnosa positif tanpa gejala dan tidak menjalani isolasi sehingga memicu tingginya klaster keluarga dan komunitas.

“Program vaksinasi ini diharapkan mampu memutus mata rantai penularan, memperkecil risiko klister keluarga, dan mengurangi risiko fatal (kematian) jika terinfeksi Covid-19,” katanya.

Presiden Jokowi pada kesempatan ini pula menyampaikan bahwa para pelajar yang telah divaksinasi, belajar tatap muka di sekolah bisa dimulai. “Semua pelajar jika sudah divaksin maka pembelajar tatap muka bisa dilakukan,” papar Presiden Jokowi secara virtual.

Baca Selengkapnya: Klaster Keluarga di Madiun Tinggi, Pelajar Dapat Vaksin Covid-19

(mrt)

Back To Top