Berita

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Disiapkan 7. 615 Tempat Terbaring untuk Rawat Intensif

NEGERI terus berupaya menjamin kesehatan masyarakat di tengah pandemi covid-19. Sama dengan diketahui, saat ini berlaku lonjakan kasus covid-19 pasca-libur panjang Lebaran beberapa periode lalu. Mobilitas masyarakat yang tinggi menyebabkan potensi transmisi covid-19 jadi makin tumbuh.

Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono menjelaskan saat itu jumlah pasien covid-19 dengan dirawat di ruang isolasi sebanyak 23. 000-an. Tengah pasien yang dirawat dalam ICU 2. 480 dengan keseluruhan.

Baca juga: Tingkat Fatalitas Kasus Covid-19 Indonesia Sedang Tinggi, Melebihi Rekomendasi WHO 

“Daerah yang memiliki board isolasi yang paling besar yakni Sumatera Barat serta Sulawesi Utara. Sedangkan board untuk kasus intensifnya tersedia di Riau. Pemerintah melaksanakan upaya untuk menambah kapasitas board rumah sakit buat penambahan kasus, ” benar dr Dante dalam Live Streaming Komisi IX DPR RI Raker dengan Gajah Kesehatan RI di kanal YouTube DPR RI, Kamis (27/5/2021).

Ia menerangkan, saat ini pemerintah telah melakukan upaya dengan menyimpan 7. 615 tempat rebah untuk rawat intensif. Sementara kasusnya sekarang masih sekira 2. 400. Sehingga, pemerintah masih memiliki kapasitas sebanyak 300 persen lagi lantaran jumlah pasien yang sudah dirawat saat ini.

Baca juga: Wamenkes Sebut Rasio Tracing Indonesia Masih di Bawah Rekomendasi WHO 

Hal sejenis pun telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus bagi masyarakat yang harus menjalani isolasi.

“Untuk board capacity yang sudah dikonversi untuk ruang isolasi ada 71. 506 tempat tidur, sehingga kita sedang punya 300 persen daya board untuk mengantisipasi jika ada peningkatan kasus. Oleh karena itu, board dan konversi bed ini sudah dilakukan sebab teman-teman di rumah rendah baik vertikal, swasta, maupun rumah sakit daerah, ” pungkasnya.

(han. -)

Back To Top